|
Musim kemarau sudah tiba, sebagaimana kemarau-kemarau tahun sebelumnya, sungai Cimanuk yang mengalir dari hulu yang berasal dari gunung Wayang di daerah Garut, melewati daerah Jatigede, Sumedang sampai bermuara di laut Jawa, kembali surut. Kondisi ini menyebabkan sungai menjadi kering, yang tidak kalah menyedihkan adalah terjadinya penebaran racun ikan dengan menggunakan bahan Portas (istilah awam orang Sunda) yang dalam bahasa kimianya yaitu Potasium Sianida, oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab terhadap kepentingan kelangsungan lingkungan hidup, mereka hanya ingin mendapatkan ikan secara gampang namun ilegal.
Jika kejadian ini tidak segera diberantas, maka ekosistem sungai terutama di sungai Cimanuk, akan rusak mengingat dengan penebaran racun potasium sianida ini, ikan-ikan kecil akan ikut mati.
Menurut informasi dari warga, kejadian ini sering terjadi dialiran sungai wilayah kecamatan Jatigede Sumedang seiring memasuki musim kemarau, dimana air sungai dalam kondisi surut, seharusnya pihak berwajib menyelidiki dan menuntaskan kasus ini, dan segera menangkap orang-orang yang sudah melakukan kegiatan ilegal ini, karena ini sudah melanggar hukum, aparat hukum jangan pandang bulu dan harus menindak tegas siapa-siapa yang telah melanggar hukum, apakah itu dilakukan oleh masyarakat umum maupun oknum aparat.
Satu hal yang jadi pertanyaan, darimana mereka-mereka itu mendapatkan bahan kimia Potasium Sianida tersebut, padahal kita tahu bahan kimia tersebut kini sudah diperketat peredaraanya oleh pemerintah, karena disinyalir bahan-bahan tersebut bisa digunakan sebagai bahan baku bom.
Semoga dengan penuntasan kasus ini dari pihak berwajib, kejadian perusakan ekosistem sungai khususnya diwilayah aliran sungai Cimanuk wilayah Jatigede tidak terulang lagi..
|