Menu Utama
Beranda
Berita
Web Links
Cari
Hubungi Kami
Buku Tamu
Artikel
Menu Lain
Forum Jatigede
Upload Photo Galeri
TV Internet
Masuk Web





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Anggota Online
Pengguna Terkini
Ipetoxsed - 31.01.10 jam17:21 
gpbsvbglysa - 31.12.69 jam16:00 
Blexexcuddy - 31.12.69 jam16:00 
athur - 31.12.69 jam16:00 
athurs - 31.12.69 jam16:00 
Statistik
Anggota: 53
Berita: 27
Pranala: 4
Pengunjung: 10436
Syndicate
Related Items
Pencarian
Tracking Site
Kontak Online (YM)
Sekilas Info

Liputan6.com, Sumedang: Ledakan bom di Hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton Jakarta berdampak ke sejumlah daerah. Kepolisian Resor Sumedang, Jawa Barat, Ahad (19/7) menjaga ketat proyek pembangunan Waduk Jatigede Sumedang. Petugas ingin mengamankan puluhan ton bahan peledak di lokasi pembangunan bendungan. Demikian pula memberikan rasa aman bagi 95 pekerja asing di tempat itu. Saksikan selengkapnya di video berita ini.(AIS)

From : Liputan6.com

 
Arsip
Cara mudah Install Garmin XT for Symbian di Nokia 5800 EM.
Penilaian Pengguna: / 1
Ditulis Oleh Asep Arip Durahman   
Saturday, 26 December 2009

         Sempat rada-rada bingung membaca beberapa artikel Instal Garmin XT for Symbian di Nokia 5800 EM, untuk Symbian versi lama diharuskan menginstall virtual key sebelum menginstall Aplikasi Garmin, dan sepertinya rada-rada ribet, plus takut kalau gagal akan membuat handphone malah jadi hang.

         Setelah bolak-balik baca beberapa artikel, akhirnya saya memutuskan menggunakan Garmin XT dengan versi yang lebih baru, versi yang saya pakai yaitu Garmin XT for Symbian ver. 5000.4. Sebelum memulai proses instalasi, unduh terlebih dahulu beberapa aplikasi di bawah ini.

 

1. Source Instalasi Garmin XT for Symbian S60 ver 5000.4 di sini

2. Garmin KeyGen untuk meng-unlock Aplikasi Garmin dan Peta (Map Indonesia). di sini atau bisa menggunakan program Keygen bawaan dari Garmin XT pada point no 1. Nama Filenya Garmin_Keygen.Exe, anda bisa temukan setelah Source Instalasi tersebut (dalam bentuk .rar) di extract. 3. Peta Indonesia. di sini


Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 26 December 2009 )
 
Jalan rusak belum ada perbaikan. Siapa bertanggung jawab?
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Asep Arip Durahman   
Thursday, 10 December 2009

Sudah hampir setahun lebih, kondisi jalan antara Cijeungjing - Kadu - Eretan/Parakan Kondang yang berada di wilayah kecamatan Jatigede - Sumedang - Jabar, semakin hari semakin rusak, terlebih disaat musim penghujan seperti sekarang ini.

Jalanan banyak berlobang dan bergelombang dikarenakan tidak kuat menahan derasnya arus air dikala hujan ditambah dengan lalu lalangnya truk-truk kendaraan yang melewati jalan ini, terlebih saat ini jalan ini banyak dijadikan alternatif oleh truk-truk pengangkut untuk keperluan pembangunan proyek Jatigede, disinyalir truk-truk tersebut merupakan sub contrak dari proyek pembangunan utama waduk Jatigede.

 

 


Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 26 December 2009 )
 
Stop peracunan ikan dengan portas di Sungai Cimanuk
Penilaian Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Asep Arip Durahman   
Sunday, 06 September 2009

        Musim kemarau sudah tiba, sebagaimana kemarau-kemarau tahun sebelumnya, sungai Cimanuk yang mengalir dari hulu yang berasal dari gunung Wayang di daerah Garut, melewati daerah Jatigede, Sumedang sampai bermuara di laut Jawa, kembali surut. Kondisi ini menyebabkan sungai menjadi kering, yang tidak kalah menyedihkan adalah terjadinya penebaran racun ikan dengan menggunakan bahan Portas (istilah awam orang Sunda) yang dalam bahasa kimianya yaitu Potasium Sianida, oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab terhadap kepentingan kelangsungan lingkungan hidup, mereka hanya ingin mendapatkan ikan secara gampang namun ilegal. 


       Jika kejadian ini tidak segera diberantas, maka ekosistem sungai terutama di sungai Cimanuk, akan rusak mengingat dengan penebaran racun potasium sianida ini, ikan-ikan kecil akan ikut mati.

 

      Menurut informasi dari warga, kejadian ini sering terjadi dialiran sungai wilayah kecamatan Jatigede Sumedang seiring memasuki musim kemarau, dimana air sungai dalam kondisi surut, seharusnya pihak berwajib menyelidiki dan menuntaskan kasus ini, dan segera menangkap orang-orang yang sudah melakukan kegiatan ilegal ini, karena ini sudah melanggar hukum, aparat hukum jangan pandang bulu dan harus menindak tegas siapa-siapa yang telah melanggar hukum, apakah itu dilakukan oleh masyarakat umum maupun oknum aparat.

      Satu hal yang jadi pertanyaan, darimana mereka-mereka itu mendapatkan bahan kimia Potasium Sianida tersebut, padahal kita tahu bahan kimia tersebut kini sudah diperketat peredaraanya oleh pemerintah, karena disinyalir bahan-bahan tersebut bisa digunakan sebagai bahan baku bom.

  

      Semoga dengan penuntasan kasus ini dari pihak berwajib, kejadian perusakan ekosistem sungai khususnya diwilayah aliran sungai Cimanuk wilayah Jatigede tidak terulang lagi..

 


Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 07 September 2009 )
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 4 dari 22